The offer (that I should refuse) – Ge Er dot com

When this guy SmSed me, that he wanted to called to talk about something, I kinda knew that this gonna be related to job with him.

And he offered me to be his INKER!!

SUPER GE ER, dah, guaaaa!

Although he said i would have to go through to some test before I officially become his inker, my brain quickly calculates my ability which is waaaaaay below his standard. Tough flattered I have to let go of this offer and suggested him somebody else who is more capable to handle such kind of job.

Who are those persons? Well, definitely not Mr. You-Know-Who You-Are-who-owe-some-pages. But I’m sure I didn’t refer somebody who hasn’t got skillzz ( tebak sendiri, dah, siapanama dan alamat ada pada Redaksi – just wait when its official)

While I can smile to my self … kroco kayak gini masih di mau ditanggep jadi inker komikus kawakan.

Ternyata Ogie yang menyarankan gue untuk jadi inker ntu orang…Najooong lu gieeeeeee, elu pan heibaaaaaaattt, gue tau, dah, elu, super sibug!

PaMer PaHa

Sejak menjadi komuter karena pindah tinggal di outskirts/suburban area, macet jadi suatu yang jamak dilalui. Jakarta Macet? Itu biasa kata orang. Tapi yang namanya macet mau tidak mau sampai ke ubun-ubun juga karena polanya sudah mulai acak. Artinya macet bisa dimana saja, kapan saja, disebabkan oleh apa saja.


Macet mungkin tidak bisa dihindari, paling tidak bisa diantisipasi mungkin dengan menghindari jalan yang dipastikan macet. Caranya dengan mendengar radio ! Di Jakarta sendiri ada beberapa radio yang mefokuskan siaran lalulintas (terutama saat rush hour) , tapi yang rutin saya dengarkan adalah 911 Suara Metro di gelombang 107.8 FM terutama jam pulang kantor.

Biasanya orang-orang/para pendengar mengirimkan SMS melaporkan keadaan lalu lintas yang dilalui atau bertanya jalur yang mana yang baiknya dilalui. SMS yang masuk biasanya memang dari pengendara mobil yang rentan kena macet, tetapi ada juga pengendara motor sesekali memberikan informasi.

Di Suara Metro penyiarnya pada jam sore biasanya Seno Isa, kecepatan membaca SMSnya mengagumkan dan semangat sekale! (kalo mau cari di Friendster bisa ketik Seno Isa nanti ketemu,deh). Nah, ada banyak jargon pada saat laporan dibacakan, apalagi orang indonesia paling pintar dalam hal singkat – menyingkat. Berikut adalah daftar istilah yang sering disuarakan 😀


PaMer = Padat Merayap

PaMer PaHa = Padat Merayap tanPa Harapan (lihat gambar :D)

Ramelan = Rame Lancar (Ramai Lancar)

TL = Traffic Light (Lampu Lalu Lintas)

Lalu Lintas Padat = Cenderung Macet Kecepatan 0 -10 Km per Jam

Lalu Lintas sedang lucu-lucunya = Macet!

Lalu Lintas Meriah = Padat, Macet

Lalu Lintas Normal = Bisa macet, bisa lancar tergantung kebiasaan pada jam tersebut (jadi belum tentu lancar)

Out Ramp = Jalan keluar dari Tol

Arteri = Jalan Utama/Protokol bukan Tol

Penarikan = Sistem pengaturan lalulintas oleh Polisi di titik macet dimana jalur yang volumenya tinggi akan di dahulukan jalannya.

Lalu Lintas sudah Cair = Kemacetan/Kepadatan sudah mulai bisa diatasi

Ada Hambatan di Km.. = Kendaraan Mogok atau apapun yang menghambat lalulintas di KM …( biasanya di Jalan Tol)

Parkir = Macet berhenti cukup lama. (kebayang, dong, seberapa parah itu macet)

Janger = Tol JAkarta taNGErang

PGT = Pondok Gede Timur, Gerbang tol utama di jalan tol Jakarta – Cikampek titik macet rutin di pagi dan sore hari.

[Hikmah] Fathimah az-zahra r.a. dan Gilingan Gandum

Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra r.a. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, “Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis”. Fathimah rha. berkata, “Ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumah tanggalah yang menyebabkan ananda menangis”. Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, “Ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta ‘Ali (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah ( pembantu ) untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah”. Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya “Bismillaahirrahmaanirrahiim”. Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah SWT. Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.

Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut, “berhentilah berputar dengan izin Allah SWT”, maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, “ya Rasulullah SAW, demi Allah Tuhan yang telah menjadikan baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi : (artinya)

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan”.

Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, “Bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga”. Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.

Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, “jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.

Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.

Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do’akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?. Ya Fathimah, apabil seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.

Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), “teruskanlah ‘amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang”. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga serta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat”.


Buat ibu-ibu yang sedang lelah hati,pikiran dan badannya.

Sumber : Anonymous dari Email

gambar dari sini

Mission [prone to get] Impossible

Raining would never be the same, especially when its a thunder storm. Since around 4 at home its already red alert. The driver has to quicly decide which between 2 ring roads to take. The first attempt failed due the road is already filled with flushing water. The second road is thankfully not drowned yet. So I rushed to Serpong Raya, to the JAkarta taNGERang toll road through heavy rain. and at 8 i arrived at office. Alhamdulillah…

tinggal mikir gimana pulangnya kalo banjir…

Peace out …
(muter soundtracknya mission impossible)