KOKABI, DAN SEBUAH CINTA YANG KERAS KEPALA

Review dari salah satu pengamat komik Indonesia mengenai Komik Karpet Biru no 12, suka saya baca ulang buat moodbooster…*ihiks terharu*

 

komik karpet biru


Karpet Biru yang Saya Kenal

Perkenalan saya dengan kelompok (studio? Komunitas?) Karpet Biru, seingatsaya, tak berhubungan dengan komik. Saya kenal pertama dengan anggota KarpetBiru adalah denganArdi (pencipta karakter O), di SMA Lab School, Rawamangun.Saya datan gmalam-malam ke Lab School untuk menemani Agus Idwar (yang sekarang jadihost (cukup) kondang acara-acara keislaman i TV), untuk persiapan sebuah acara Rohis di situ.

Saya lupa, itu tahun berapa. Rasanya, pertengahan 1990-an. Saya dikenalkan denganArdi, yang katanya tergila-gila juga pada komik, seperti saya. Ah, apa yang kita omongkan waktu itu, Di? Komik Spiderman? Nah, beberapa waktu kemudian (setahun atau dua tahun kemudian? Saya lupa.) Saya ketemu lagi dengan Ardi. Dia sudah kuliah di UniversitasPancasila.Saya kebetulan mengisi salah satu sessi pelatihan jurnalistik.Ardi salah satu panitia.

Di Universitas Pancasila itu, Ardi juga mengenalkan saya pada Nurul (Roel).Mereka cerita, sedang aktif juga membuat komik.Dan ndilalah tak lama setelah itu, saya juga berjumpa Ardi dan Roel di acara-acara festival…

View original post 699 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s