Khansa , Dinosaurs and T-shirt

Khansa loves Dinosaur, and she also loves drawing. One day she made some really cute Dinosaur drawings which in my opinion looks really great on t-shirts. So with some photoshop cropping and a bit of cleaning up I’ve put them up in my old Redbubble account.

I uploaded two versions, one for children and one for adults.

Parachoot Spinosaur.JPG
Parachoot Spinosaur

Adult: http://tinyurl.com/zmmj74y

Kids: http://tinyurl.com/hvnxf25

 

 

pogo velociraptor
Pogo Velociraptor

 

Adult: http://tinyurl.com/zvselgt

http://tinyurl.com/hox8ajf

trex
Bicicle T-rex

Adult: http://tinyurl.com/ju64m57

Kids = http://tinyurl.com/zemp5tc

triceratops marathon
Marathon Triceratops

Kids Clothes – http://tinyurl.com/ho896o5

Adults : http://tinyurl.com/zxwa59j

Moga – moga laku, ya, nak …lumayan , kan. Nambah uang jajan…sukur-sukur bisa bayar kuliah, liburan keliling dunia …naik haji ..amiiin

Khansa umurnya 8 tahun dan saat itu duduk di kelas tiga

Jurrasic Converse

There’s is nothing new under the Sun

Well, shoe art has been around for awhile, and there are plenty of tutorials around. But for me this is something new and Khansa was pretty excited when I told her that I’m going to make her a pair of custom Dinosaur shoes. So here it goes

Continue reading “Jurrasic Converse”

[inktober] Day 2

image

A simple inking sketch became a comic page 😀

image

I called this piece “my lifeline”

Story behind this is, Khansa always wanted to wave goodbye to me when i go to work, so she’ll run up to her room and start weaving goodbye and shouting “I Love you, Daaaad!” while making the heart symbol with her little hand. She always her mom to come and say goodbye together.

 

Dear…if only you know how warm my heart felt just remembering that …

Perjalanan sebuah Cover

1. Client Brief

Mas ini ada proyek baru, Dia pgn nerbitin ulang novelnya
Ini konsep, Gambar ala komik perempuan, laki2, taman + eiffel Warna pink/ orange muda Perjalanan si tokoh ke bbrp negara, usaha dia utk dpt jodoh Salah, utk menjemput cln suami

begitu pesan Whatsap yang masuk dari bos muda diseberang lautan sana. Saatnya menyingsingkan lengan baju dan mulai bekerja!

2. Research

Wha? Sok amat gambar, doang pake riset. Sejak ngomik dulu memang selalu membiasakan untuk riset agar gambarnya terasa benar. Kunci desain yang sukses ternyata memang riset.
Apa, sih yang diriset? Dari brief singkat boss mozaik diperlukan referensi Menara Eifel, pakaian laki-laki dan perempuan. Ddengan bantuan mbah google dan beberapa foto stok pribadi jadilah sket awal seperti ini.


concept-1a

=

concept-1

3. Complication.
Ternyata yang order kurang cocok dengan style seperti itu. (Memang saya sempat mikir kok, iya, buku seperti itu mau-maunya cover komik apalagi orang Indonesia yang cenderung mainstream). Komunikasi dengan model pesan berantai bikin pesan tidak sampai, Jadi saya get in touch dengan clientnya langsung. Informasi dari client bikin kening cukup berkerut. Pertama client ingin background dengan shocking Pink tapi illustrasi model lukisan.@_@

Shocking pink is bold and intense. It takes its name from the tone of pink used in the lettering on the box of theperfume called Shocking,[51] designed by Leonor Fini for the Surrealist fashion designer Elsa Schiaparelli in 1937. (WIKIPEDIA)

setelah meriset gambar taman menara Eiffel lalu melukis secara digital di SAI maka jadilah seperti ini:

cinderalla-in-paris-cover-2-copy

Agar karakternya tidak tenggalam dalam pink, saya pisahkan karakter dan backgroundnya, saya juga mentrace ulang gambar Eiffel Tower agar lebih terasa goresannya.

cinderalla-in-paris-cover-2
Cinderella in Paris v 2.0

Pakaian laki-laki dan perempuannya juga harus disesuaikan dengan keadaan dimana taman bunga bermekaran alias musim panas. Tapi mbaknya nggak setuju kalau cuman tank-top dan rok mini (standar bule kalo udah gerah). Belakangan beliau mengusulkan baju babydoll (bukan pengamat baju wanita jadi moga-moga istilahnya benar). Lagi-lagi mbah gugel dijadikan rujukan mode musim panas ditambah referensi dari penulis.

Cinderella in Paris 2.1
Cinderella in Paris v 2.1

4. See no Evil
Mata adalah jendela hati kata orang, tapi buat saya eyes are the stereotype. Gambar mata model saya sering dituduh milik ‘Jepang’ yang justru ingin saya hindari. Saya mengambil pendekatan dari Komikus ‘Patlabor’ , Masami Yuki, Sensei Masami tidak menggambar mata orang-orang disekitar tokoh utamanya saat misalnya tokoh-tokoh utamanya berada dalam kerumunan. Karena di dalam cover ini tokohnya hanya dua maka fokus harusnya tetap pada kedua tokoh tersebut. Selain itu saya pengen sedikit ngasi challenge ke pembaca Indonesia 😀 Mbak Sari kurang ‘sreg’ akhirnya tetap pakai mata.

cinderalla-in-paris-cover-2b
Cinderella in paris V 2.2.

Setelah mata ditambah sepertinya beliau senang.

5.Lettering
Saatnya mencari font judul yang tepat dan menggambarkan bukunya. Pada prinsipnya jangan terlalu banyak menggunakan jenis font dalam satu cover dan jangan terlalu keriting juga agar mudah dibaca. Maksimal 2 atau 3 jenis font.

Ditambah endorsement serta pritilan lainnya jadilah seperti ini:

cinderella-in-paris-revised-with-eyes-01

Ini juga di OK, cover sudah siap naik cetak dan terbit.

6. S**t happens

Yah begitulah nggak jadi terbit cerita lengkapnya ada di blog mr Moz

Well at least the artwork is mine :D.

Sekian sharing dari saya semoga bisa diambil hikmahnya /

========================

Sedikit mengenai mata ‘Jepang’

Bapak Manga adalah Osamu Tesuka yang terkenal dengan karyanya Tetsuwan Atom atau Astro Boy. Insipirasi menggambar Mbah Osamu Tezuka adalah Bambi karya maestro Walt Disney.

Look into my eeeyyyeeeesss!!!
Look into my eeeyyyeeeesss!!!

Maka jadilah mata belok diadaptasi Osamu Tezuka dalam Atom Boy, yang akhirnya jadi trademark komik Jepang. Tapi apakah Bambi lalu jadi Jepang?

*Elus-elus dada*